Sebab, pertandingan tersebut merupakan debut perdananya bersama Persib di ISL musim ini. Sejak kehadiran Naser Al Sebai, pemain bernomor punggung 5 itu hanya berstatus sebagai pelengkap, penghangat bangku cadangan.
Enam laga dilewati Maman sebagai penonton, karena Pelatih Djadjang Nurdjaman lebih memilih Naser ketimbang dirinya.
Namun di pertandingan kontra PSPS, Maman diberi kepercayaan untuk bermain selama 90 menit.
Mengenai pertandingan perdananya tersebut, Maman mengaku sempat nervous karena sudah lama tak merumput di laga resmi.
"Kalau kagok sih enggak. Kan tiap hari latihan. Cuma memang situasinya (situasi pertandingan) saja yang berbeda. Alhamdulillah kami bisa menang," Maman kepada wartawan di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Kamis (28/2) siang.
Apalagi kata Maman, situasi saat pertandingan cukup berat bagi pemain karena dituntut untuk meraih kemenangan agar dapat mengangkat moral pemain yang sebelumnya terpuruk akibat dua kekalahan di tur Kalimantan beberapa waktu lalu.
"Ada tekanan harus menang. Dan posisi di klasemen juga kami berada di bawah. Alhamdulillah kami bisa atasi itu," ucapnya.
Sedangkan mengenai penampilan perdananya dan kembali berkesempatan berduet dengan Abanda Herman, dia mengaku tak masalah. Dia pun bersyukur, karena kembali mendapat kepecayaan untuk bermain.
"Masih banyak yang harus diperbaiki. Duet sama Abanda, sudah biasa. Saya berterima kasih kepada tim pelatih dan manajemen yang sudah mempercayai saya. Juga untuk teman-teman," ucapnya.
Sementara mengenai desas-desus laga kontra Persija Jakarta, yang dikabarkan digelar tanpa penonton. Mantan pemain PSIS Semarang ini berharap hal tersebut tidak terjadi, karena dia mengaku dukungan penuh dari bobotoh sangat diharapkan para pemain untuk menyuntikkan semangat bertandingan mereka untuk meraih kemenangan di laga tersebut.
"Harapannya bisa disaksikan penonton," harapnya. [ito]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar