Jumat, 15 Maret 2013

Van Dijk Dkk Akhirnya Bergabung ke Timnas PSSI





Keenam pemain yang bergabung dalam training camp (TC) timnas yakni Firman Utina, Supardi Nasir, Muhammad Ridwan, I Made Wirawan, Tony Sucipto, dan Sergio van Dijk. Mereka akan menjalani serangkaian persiapan untuk menghadapi Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 23 Maret mendatang.

Manajer Umuh Muchtar menyampaikan, keenam pemain tersebut sudah boleh bergabung bersama skuad Garuda, setelah sebelumnya berdiskusi terlebih dahulu dengan jajaran direksi PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), terkait pemanggilan anak asuhan Pelatih Djadjang Nurdjaman oleh arsitek timnas, Luiz Manuel Blanco.

“Hari ini pemain Persib bergabung dengan Timnas,” tulis Umuh dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jumat (15/3/2013).

Bergabungnya enam pilar Maung Bandung ini sedikit telat, dimana sebelumnya pelatih asal Argentina tersebut memasang batas waktu para pemain yang dipanggil untuk segera bergabung pada Kamis (14/3/2013) lalu.

Diizinkannya para pemain ini, pasca keputusan PT Liga Indonesia (LI) selaku regulator kompetisi Indonesia Super League (ISL) meliburkan semua pertandingan dari 16-23 Maret. [ing]

Minggu, 10 Maret 2013


BOBOTOH PERSIB MENGATAKAN
" KAMI RINDU PERSIB JUARA"

Masalah Persib yang Belum Teratasi






Padahal Djanur menyatkan ia sudah mengingatkan pemain untuk lebih waspada ketika menghadapi momen tersebut.
"Konsentrasi kurang. Padahal kurang apa. Di-briefing selalu diingatkan untuk fokus ketika menghadapi set piece. Tapi tetap ada kesalahan elementer seperti itu. Gol sering terhadi dari tendangan bebas," kata Djanur.
Pelatih berusia 54 tahun ini melanjutkan, lini belakang pun akan kembali menjadi fokusnya untuk dibenahi guna menghadapi pertandingan selanjutnya. [ito]

Harga-Tempat Pembelian Tiket Derby PBR-Persib







Terkait pemesanan tiket laga derby ini, Faisal menyebutkan tiket sudah bisa dipesan di loket Stadion Siliwangi mulai, Rabu (13/3) sejak pagi hari.
"Untuk harga tiket tidak jauh beda dengan laga Persib. Tiket baru ada saat hari pertandingan, sudah bisa dipesan sejak pagi hari. Kita pun akan berkoordinasi dengan pihak supporter untuk membuka pemesanan tiket. Saya harap semua lancar dan mendukung, karena ini laga derby setelah belasan tahun tidak pernah ada laga derby," pungkasnya.
Berikut daftar harga tiket laga PBR vs Persib Bandung :
VIP : 125 ribu
Samping : 75 ribu
Utara dan Selatan : 25 ribu
Timur : 40 ribu [ito]

Firman Ingin Persib Tampil Maksimal Lawan PBR






Firman memang sudah mengoleksi tiga kartu kuning. Yang teranyar, dia dapat kala Maung Bandung takluk 1-2 di markas Sriwijaya FC, Sabtu (9/3/2013) malam.
Firman sendiri berharap Persib tetap tampil maksimal di laga kontra PBR. Dia ingin mental bertanding Maung Bandung kembali terbentuk, seusai kekalahan menyakitkan di markas Sriwijaya.
Rasa kecewa memang tidak dapat ditepis Firman, kala ambisinya untuk memenangi pertandingan harus terkubur dalam-dalam. Kini, kata dia, seluruh pemain harus kembali kompak tanpa adanya sikap saling menyalahkan.
“Kecewa, tetapi kecewa ini jangan jadi alasan kita untuk menatap pertandingan kedepan. Kekalahan ini juga jangan dijadikan alasan untuk salahkan pemain,” kata Firman.
Dia mengatakan, para penggawa skuad Persib sebenarnya telah bermain cukup baik. Dengan begitu dirinya menegaskan jika kekalahan ketiga pada laga tandang kali ini, adalah kesalahan yang harus ditanggung tim secara keseluruhan.
“Kalah sedih sama-sama, kita tim. Kalah ini bukan akhir pertempuran, pertandingan masih panjang. Kedepan banyak yang harus kita benahi, kita tetap berjuang. Kita sebagai pemain tidak ada yang mau kalah, ini wajar bagi setiap tim ada kalah dan menang,” ucapnya.
Firman lantas bicara tentang beberapa kelemahan tim. Yang paling utama, adalah konsentrasi bermain, terutama dalam situasi unggul.“Sudah mengungguli, tetapi kita sulit mempertahankan. Itu yang harus dibenahi lagi untuk tim lebih kokoh,” pungkasnya.[den]

Rabu, 06 Maret 2013

Djanur Optimistis Bisa Mainkan Dzumafo Lawan SFC






"Saya tidak khawatir, karena cedera Dzumafo ringan. Mudah-mudahan saja dia tetap bisa main," harap Djanursaat ditemui di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Selasa (5/3/2013).
Sementara itu, dokter tim Persib Rafi Ghani mengatakan, saat ini rasa nyeri pada mata kaki Dzumafo memang telah berkurang, dalam arti rasa nyeri itu tidak sehebat ketika pertama kali terjadinya benturan. kendati demikian, meski rasa nyeri tersebut telah berkurang, Dzumafo belum bisa bergabung dengan Atep dkk saat latihan rutin.
"Untuk kondisi terakhir Dzumafo sebelum fisioterapi nanti, rasa nyerinya sudah berkurang. Tidak seperti waktu pas kejadian. Tapi tadi (kemarin) dia tetap latihan, tetapi secara terpisah. Belum bergabung bersama pemain lainnya," ucapRafi.
Ketika disinggung soal apakah nanti dapat memperkuat tim saat dijamu Laskar Wong Kito akhir pekan ini, Rafi pun menjelaskan, pihaknya belum dapat memastikan hal tersebut.
"Soal itu saya belum bisa memastikan. Nanti setelah menjalani fisioterapi baru akan kelihatan apakah bisa diturunkan atau tidak oleh pelatih, kita cek dulu hasil fisioterapi bagaimana," pungkasnya.[den]

Panpel Memohon Bobotoh Jangan Lagi Merusak Stadion





Sebab, kendati Maung Bandung berhasil meraih kemenangan atas rival abadinya tersebut, masih ada saja oknum bobotoh yang bertindak anarkis.

"Saya bingung, sudah menang masih ada saja yang merusak," ujar Budi Bram kepada wartawan di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Rabu (6/3) siang.

Dia mengatakan, pasca laga big match tersebut pihaknya mendapat laporan ada pagar dan beberapa kaca yang pecah. Terkait masalah ini, Budi Bram mengaku pihaknya akan bertanggungjawab kendati kini tengah menghitung jumlah kerugian yang harus diganti.

"Pagar ada yang rusak dan kaca banyak yang pecah. Sekarang masih dirinci nominalnya. Baru besok kayaknya bisa tahu berapa jumlahnya. Soalnya mereka (pengelola stadion) juga harus berhitung, apa saja yang rusak. Kalau kursi, aman. Cuma pagar dan kaca saja," ucapnya.

Disinggung apakah kejadian ini berdampak dengan kerjasama panpel dan pengelola Stadion si Jalak Harupat, dia mengaku tidak masalah selama panpel memiliki niat baik untuk mengganti rugi kerusakan yang terjadi.

"Enggak kok. Enggak mengganggu kerjasama. Ya selama masih ada niat baik dari kita untuk ganti rugi. Pak Umuh juga bilang, bupati dan polisi sana masih terbuka untuk Persib untuk melakukan pertandingan di Jalak. Enggak masalah. Lagipula kerusakannya masih bisa ditolerir. Lagipula itu sudah kewajiban panpel, untuk memperbaiki kerusakan," jelasnya.

Hanya saja dia berharap, kejadian seperti tidak lagi terulang. Menurutnya, kesadaran dari bobotoh sangat dibutuhkan demi kebaikan tim. Sebab, jangan sampai ke depan akan menyulitkan tim untuk menggelar laga kandang

"Kami memohon kesadaran dari bobotoh untuk tidak melakukan tindakan yang tidak terpuji. Ya ini jangankan lawan Persija yang tensi tinggi. Lawan tim lain juga selalu ada kerusakan di Jalak. Kami juga enggak tahu, apa ini oknum atau siapa yang sengaja. Ke depan kami berharap kerjasama dari bobotoh, untuk saling mengingatkan," harapnya.

Sementara disinggung mengenai laga kandang Persib selanjutnya kontra Arema Cronous pada 17 Maret nanti, dia mengaku belum menentukan tempat. Sebab harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan tim, mengenai tempat pertandingan digelar.

"Lawan Arema nanti diajukan. Tempatnya di mana, kami akan konsultasi dulu dengan tim. Ke Pak Umuh. Mau di mana, kembali ke manajemen," tandasnya. [ito]

Persib Sah Sebagai Peserta Kongres 17 Maret





Dengan demikian masih ada 21 voter lagi yang akan dibahas oleh tim verifikasi yang 18 di antaranya adalah pengurus provinsi. Sedangkan sisanya berasal dari klub selain dari kompetisi Indonesia Super League (ISL).

"Data ini sesuai dengan data Kongres Solo. Kami tidak mengurangi atau bahkan menambah. Yang jelas 79 voter ini telah dilakukan verifikasi," kata Ketua Tim Verifikasi Agus Yasmin di Kantor PSSI Senayan Jakarta, Selasa.

Menurut dia, untuk sisa voter yang belum diverikasi akan dibahas pada rapat berikutnya Rabu (6/3). Masih ada tiga hari waktu yang diberikan untuk menyelesaikan proses verifikasi yang juga dipantau langsung oleh Satgas bentukan Kemenpora itu.

"Verifikasi hari ini hanya yang ringan-ringan saja. Untuk yang lebih berat dilakukan berikutnya," katanya menambahkan.

Ke-18 pengurus provinsi yang belum dilakukan verifikasi itu sebelumnya banyak terjadi masalah yang di antaranya terjadi pergantian pengurus (caretaker) atau bahkan terjadi dualisme kepengurusan.

Pengurus provinsi PSSI yang belum dilakukan verifikasi di antaranya adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatra Selatan, Sumatra Barat, Kalimantan Timur, Riau, Jambi, Gorontolo serta Sulawesi Tenggara.

"Untuk klub ISL sudah tidak ada masalah. Berdasarkan data Kongres Solo hanya 15 klub saja yang hadir minus Arema," kata Agus Yasmin menambahkan.
Dari 15 klub ISL yang dicantumkan pada hasil verifikasi, tercatat nama Persija Jakarta yang saat ini terjadi dualisme klub serta Pelita Jaya yang saat ini berpindah kepemilikan dan berubah nama menjadi Pelita Bandung Raya.

"Semuanya kami bahas dengan tertib agar bisa diterima masyarakat," kata Wakil Ketua Tim Verifikasi Voter, Togar Manahan Nero.

Rapat perdana tim verifikasi ini dihadiri enam orang anggota yaitu Agus Yasmin, Togar Manahan Nero, Finanta Rudy, Bustami, Maurice Tuguis dan Sefdin Syaifudin serta dua orang pemantau perwakilan pemerintah yaitu Brahmana dan Victor Emanue.

Berikut 79 Peserta yang sudah disahkan tim verifikasi:

Pengprov PSSI:
Aceh, Bangka Belitung, Banten, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Barat, Papua

Klub Super Liga:
Sriwijaya FC, Pelita Jaya, Persib Bandung, Persiba Balikpapan, Persisam, Persiwa, PSPS, Persija, Persela, Deltras, Persipura, Semen Padang, PSM, Persijap, Bontang FC

Klub Divisi Utama:
PSAP Sigli, Persidafon, PSBI Blitar, Persigo Gorontalo, PSIM Yogya, Persih Tembilahan, Persita Tangerang, Mitra Kukar, Persiram Raja Ampat, Perseman Manokwari, Gresik United, Barito Putra, Persiba Bantul. Persiraja Banda Aceh, Persipasi Bekasi Klub

Divisi Satu:
Persbul Buol, PSBK Biak, PSBL Langsa, Persepam Pamekasan, PSBK Peta Kota Blitar, PSGL Gayo Lues, KSB PS Sumbawa Barat, Persitema Temanggung, Persid Jember, Perssin Sinjai, Madiun Putra FC, Persip Pekalongan, Persepar Palangkaraya

Klub Divisi Dua:
Persiks Teluk Kuantan, PS Pidie Jaya, Persal Aceh Selatan, Persap Purbalingga, Perseba Super, Persekap Kota Pasuruan, Persewar Waropen, Perseka Kaimana, PS Penajam Paser, PS Bungo, Persissum

Klub Divisi Tiga:
Mitra Bola Utama, Martapura FC, Gresik Putra, Persibolmut, Villa 2000, PS TGM Medan, ISP Purworejo, Perseden Denpasar, Nusaima FC, Persekat Katingan. Ant [ito]

Ronggo Sabar Belum Dapat Kesempatan Jadi Starter





Pasalnya, meski melakukan perubahan 80 persen para pemainnya, klub asuhan Kas Hartadi tetap dapat menunjukan kualitasnya sebagai klub juara.

"Sriwijaya sebuah klub yang mempunyai kualitas cukup baik. Sriwijaya juara bertahan, dengan melihat pertandingan yang telah dijalani, bermain di kandang cukup baik. Kami harus waspadai itu," kata Airlangga di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Rabu (6/3/2013).

Meski begitu, Ronggo (sapaan akrab Airlangga) mengaku siap untuk memenangkan pertandingan dengan mengemas poin penuh saat nanti melawat ke kota pempek tersebut. Terlebih setelah melewati dua pertandingan kandang saat menjamu PSPS Pekanbaru dan Persija Jakarta, Atep dkk mampu menang telak.

"Tetapi kita siap untuk memenangkan pertandingan away nanti. Dengan kemenangan di dua laga kandang saat menghadapi PSPS Pekanbaru dan Persija Jakarta, itu bisa menjadi modal kita meraih poin penuh. Tim termotivasi," ucapnya.

Disinggung soal berkurangnya jatah sebagai starter di musim ini, dirinya pun tidak menepis hal tersebut. Dengan memiliki empat bomber di tubuh Maung Bandung saat ini, menurutnya untuk mendapatkan posisi starter sangat sulit.

Tetapi hal tersebut tidak dijadikannya suatu masalah, lantaran yang terpenting bagi dirinya adalah kemajuan sebuah tim.

"Siapa pemain yang tidak ingin bermain, tetapi pelatih mungkin mempunyai strategi dan saya harus mengikuti apa yang telah ditetapkan pelatih. Tidak masalah buat saya, karena bagi saya, kemajuan sebuah tim lebih utama," ujarnya.

Dengan begitu, dirinya mengaku harus lebih bersabar dan terus menunjukkan yang terbaik bagi tim yang dibelanya kini, saat nanti diberi kepercayaan pelatih kepala skuad Persib Djadjang Nurdjaman merumput di lapangan hijau.

"Saat ini harus bersabar, yang terpenting harus dapat menunjukkan yang terbaik jika dikasih kesempatan," pungkasnya.[ito]

Laga Kandang Persib Kontra Arema Diundur





Laga kandang kelima yang semula akan digelar tanggal 16 Maret berubah menjadi 17 Maret.

Menurut laman resmi Persib, www.persib.co.id kepastian perubahan jadwal laga kandang Maung Bandung kontra Singo Edan berdasarkan surat dari PT LI bernomor 0292/LIGA/III/2013 perubahan jadwal pertandingan ini terkait siaran langsung.

Surat tersebut ditanda tangani oleh CEO PT LI, Joko Driyono tersebut diterima Persib, Selasa (5/3) petang.

Pelatih Djadjang Nurdjaman mengaku sudah mengetahui perubahan jadwal tersebut. Di bersyukur dua jadwal lainnya tak mengalami perubahan.

"Tanggal 9 kita tetap lawan Sriwijaya FC, tanggal 13 lawan PBR (Pelita Bandung Raya), dan tanggal 17 lawan Arema. Hanya lawan Arema yang mundur. Yang lain tidak berubah," ujar Djanur (sapaan Djadjang Nurdjaman) kepada wartawan di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Rabu (6/3) siang.

Disinggung tambahan perubahan jadwal, mantan pelatih Pelita Jaya ini mengaku belum tahu. Hanya saja dia memastikan, Kamis (7/3) pagi pihaknya akan berangkat menuju Palembang, untuk menghadapi Sriwijaya FC.

"Yang saya tahu lawan Sriwijaya kita berangkat besok. Setelah itu, baru dilihat lagi. Dari informasi yang diterima, tidak ada perubahan jadwal pertandingan," 

Dzumafo Tak Dibawa Djanur ke Palembang





Pelatih Djadjang Nurdjaman mengaku memboyong 18 pemain untuk menghadapi skuad besutan Kas Hartadi. Tim sendiri rencananya akan berangkat Kamis (7/3) pagi dari Kota Bandung, menuju Palembang.

"Besok kita berangkat ke Palembang jam 10 pagi. Kita membawa 18 pemain," ujar Djanur (sapaan Djadjang Nurdjaman) kepada wartawan di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Rabu (6/3) siang.

Lanjut Djanur, ada lima pemain yang tidak dibawa yakni Herman Dzumafo Epandi yang mengalami cedera, Rizky Bagja, Cecep Supriyatna, Sigit Hermawan, dan George Parfait Mbida Messi, yang baru sampai ke Kota Bandung usai pulang kampung ke tanah kelahirannya, Kamerun.

"Ada lima pemain yang enggak dibawa. Dzumafo, Bagja, Cecep, Messi, dan Sigit," ucapnya.

Berikut 18 pemain yang dibawa Djanur, untuk menghadapi laga ke sembilan mereka musim ini:
1. Shahar Ginanjar
2. I Made Wirawan
3. Naser Al Sebai
4. Abanda Herman
5. Maman Abdurahman
6. Aang Suparman
7. Supardi Nasir
8. Muhammad Ridwan
9. Tony Sucipto
10. Jajang Sukmara
11. Hariono
12. Asri Akbar
13. Firman Utina
14. Atep
15. Kenji Adachihara
16. Airlangga Sucipto
17. M Agung Pribadi
18. Sergio van Dijk [ito]

Senin, 04 Maret 2013

Persib Libur Sehari Nikmati Menang dari Persija





Masih ada 26 pertandingan lagi yang harus dilalui Maung Bandung untuk mengejar ambisi mereka, di tengah ketatnya persaingan dengan tim papan atas lainnya seperti Arema Cronous, Persipura Jayapura, Mitra Kukar, Persisam Samarinda, dan Sriwijaya FC.

Tak ingin ambil pusing, Pelatih Djadjang Nurdjaman mengaku masih tengah menikmati eforia kemenangan 3-1 atas Persija Jakarta, di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (3/3) lalu dan tak ingin memikirkan terlebih dahulu akan pertandingan mendatang.

Sebab, kemenangan dari Persija menurutnya sangat penting. Tidak hanya untuk klub yang tengah berupaya bangkit naik ke papan atas, tetapi juga bagi bobotoh. Mengingat tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut, adalah rival utama Persib sejak beberapa musim terakhir.

Djanur (sapaan Djadjang Nurdjaman) pun memberikan libur selama satu hari kepada Firman Utina dan kawan-kawan, sebelum kembali menjalani latihan dan evaluasi jelang laga tandang kontra Sriwijaya FC, Sabtu (9/3) nanti.

"Soal evaluasi, nanti saja lah. Kan masih ada waktu untuk evaluasi. Sekarang kami mau menikmati dulu kemenangan dari Persija," ujar Djanur kepada wartawan usai pertandingan.

Sejak era Liga Indonesia (LI) dimulai pada 1994 silam, tim oranye Persija mampu mencuri enam kemenangan dari 15 partai yang sudah dijalani di kandang Persib. Sedangkan tim kebanggaan bobotoh ini, hanya mampu meraih empat kemenangan dan lima pertandingan lagi berakhir seri

Tapi dengan kemenangan tersebut, jelas statistik kembali berubah kendati Persija tetap masih unggul di kandang Persib. Namun paling tidak, kemenangan Rabu lalu dapat membuktikan tim kebanggaan bobotoh ini masih sulit dihentikan di setiap laga kandang yang dilalui. [ito]

SVD Kini Sudah di Posisi 4 Pencetak Gol Terbanyak





Keduanya kini berada di posisi keempat, berselisih 4 gol dengan mantan bomber Persib Cristian Gonzales yang berada di puncak.

Berikut daftar pencetak gol terbanyak sementara Liga Super Indonesia (LSI) 2012/2013 hingga pekan kesepuluh, Senin :

8 - Cristian Gonzales (Arema Indonesia)

7 - Boaz Solossa (Persipura), Alberto Goncalves (Arema), Djibril Coulibaly (Barito Putra)

6 - Lancine Kone (Persisam)

5 - Boakay Eddie Foday (SFC), Zulham Zamrun (Mitra Kukar), Ferdinand Sinaga (Persisam), Jajang Mulyana (Mitra Kukar), Pedro Javier (Persija)

4 - Sunarto (Arema), Keith Kayamba Gums (Arema), Aldo Baretto (Gresik United), Guy Junior Nke Ondoua (Persiwa), Kenji Adachihara (Persib), Sergio van Dijk (Persib)

3 - Esteban Jose Herrera (Mitra Kukar), Herman Dzumafo (Persib), James Koko Lomel (Persiram), Izaac Wanggai (Persidafon), Tantan (Sriwijaya FC). [ito]

Jumat, 01 Maret 2013

Di Jalak, Persib Bisa Lebih Tajam Hadapi Persija





Empat gol yang masing-masing diciptakan oleh Supardi , Sergio van Dijk, M Ridwan, dan Herman Dzumafo Epandi membuat tim berjuluk Asykar Bertuah tak berkutik hingga menit akhir.

Menang telak 4-1 dari anak asuh Mundari Karya, dinilai mantan pemain Maung Bandung Yudi Guntara merupakan raihan positif yang didapat Atep dkk saat ini, terlebih dari empat pertandingan yang telah dijalani, berakhir kurang memuaskan.

“Secara keseluruhan Persib sudah bagus. Soal teknik sudah tidak harus terus dibahas, terbukti dengan permainan yang disuguhkan Persib melawan PSPS, tim mampu memaksimalkan permainan dengan hasil akhir yang positif, “ kata Yudi kepada INILAH melalui sambungan telepon selulernya, Kamis (28/2/2013).

Kebangkitan skuad Persib dipertandingan ke tujuh pun sudah dirasakan, lantaran dengan melihat kondisi Firman Utina dkk musim ini, tim sudah dapat dibilang lebih dari cukup secara materi pemain. Apalagi dengan suntikan bomber anyar Sergio Van Dijk, yang dinilainya dapat mempertajam serangan di lini depan.

“Dengan melihat materi tim saat ini saya pikir sudah lebih dari cukup, pemain Persib sekarang semuanya berkualitas, belum lagi hadirnya Sergio, mesin gol Persib juga akan bertambah. Sekarang tinggal bagimana kemauan setiap pemain, apakah mempunyai keinginan untuk menang atau tidak.”

“Terbukti dengan pertandingan saat menjamu PSPS, dipertandingan itu sangat terlihat sekali jika pamain begitu ingin memenangkan pertandingan. Ini yang harus selalu dimiliki setiap pemain Persib, yaitu kemauan untuk menang di setiap pertandingan,” tambahnya.

Ditututrkan Yudi, bila setiap penggawa telah memiliki kemauan untuk dapat menang di setiap pertandingan, tidak menutup kemungkinan jika nanti saat menjamu Persija Jakarta yang rencananya digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (3/3/2013) nanti, Maung Bandung akan tampil lebih baik dan trengginas.

“Otomatis setelah kemenangan keamarin mental pemain kembali bangkit. Ini menjadi modal saat menjamu Persija dan saya pikir justru bisa lebih baik lagi dari penampilan ketika melawan PSPS. Jika nanti bermain di Jalak Harupat, selain dukungan bobotoh kondisi lapangan juga lebih baik, sehingga alur bola akan lebih baik,” pungkasnya. [ito]

Persib Diizinkan Gunakan Si Jalak Harupat, Asal...





Menurut Dadang, Stadion Si Jalak Harupat dibangun memang ditujukan untuk dipakai pertandingan sepakbola. Namun, penggunaan stadion harus bertanggungjawab. Penonton diminta tertib dalam menyaksikan pertandingan.

"Lapangan itu memang dibuat untuk pertandingan sepakbola. Tetapi dengan catatan, para pihak yang menikmati pertandingan dengan tertib dan tidak merusak fasilitas," ujar Dadang, Jumat (1/3).

Dadang mengatakan, Stadion Si Jalak Harupat belum lama ini dilakukan renovasi. Sesuai standard FIFA, kualitas dan jumlah kursi telah disediakan sebanyak 27.000 unit. Selain itu fasilitas lainnya pun telah direnovasi seperti kamar mandi dan ruang ganti pemain.

"Stadion telah disiapkan representatif bagi penonton. Mulai dari kursi sampai ke toilet sudah direnovasi. Penonton bisa menikmati pertandingan sesuai standard Internasional," katanya.

Dadang meminta kepada bobotoh dapat tertib dalam menonton pertandingan. Jangan sampai terpancing emosi saat menonton pertandingan. Apalagi pertandingan antara Persib melawan Persija rentan akan kerusuhan.

"Kami mohon bobotoh jika emosi, jangan kemudian merusak sarana dan prasarana. Jika fasilitas dirusak, panpel diminta tanggung jawab terhadap fasilitas yang ada di Si Jalak Harupat," kata dia.

Dadang juga meminta bobotoh tidak merusak fasilitas umum lainnya di luar stadion. Panpel juga meminimalisir terjadinya kelebihan kapasitas di dalam stadion. Kursi stadion telah disiapkan sesuai kapasitas.

"Untuk over kapasitas, panpel harus meminimalisir hal tersebut. Jangan merugikan semua pihak. Jangan sampai beredar karcis gelap yang menyebabkan kelebihan penonton," ujarnya.

Sementara itu pihak kepolisian, sudah melakukan persiapan penjagaan dan antisipasi sebelum melakukan pertandingan. Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Bandung, Kompol Sharly Sollu mengatakan, untuk penjagaan dalam pertandingan antara Persib melawan Persija di Stadion Si Jalak Harupat akan diturunkan pasukan sebanyak 1.200.

"Dua ratus pasukan disiapkan di luar stadion. Mereka akan ditempatkan di daerah perbatasan Kabupaten Bandung. Polisi akan mulai berjaga sejak pukul 10.00 WIB," kata Sharly.

Sharly mengatakan, penonton yang masuk ke dalam stadion dilarang untuk membawa minuman dalam kemasan botol. Selain itu, penonton juga tidak diperkenankan membawa dan menyalakan kembang api. Para pendukung tim pun tidak boleh berboncengan tiga orang dalam satu motor.

"Botol minuman yang dibawa penonton harus diganti dengan plastik. Mereka yang ketahuan merusak fasilitas di dalam maupun di luar stadion akan diproses," katanya.[ang]

Lawan Persija, Persib Main Lepas Sejak Menit Awal





Djanur (sapaan Djadjang Nurdjaman) berharap, meski pertandingan nanti sangat penting, Firman Utina dan kawan-kawan tetap bermain lepas, mengingat kondisi lawan juga tengan on fire.

Dia pun mengharapkan, kemenangan 4-1 dari PSPS Pekanbaru beberapa waktu lalu dapat menjadi modal berharga Maung Bandung untuk menatap pertandingan yang dipastikan berjalan keras nanti.

"Hasil lawan PSPS kemarin positif untuk kami. Saya harap, pemain tampil dari awal sudah lepas tanpa beban. Tidak usah melihat seperti apa. Persija juga tim yang solid. Apalagi mereka bisa kalahkan Persita," ujar Djanur kepada wartawan di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Jumat (1/3) siang.

Mantan pelatih Pelita Jaya ini menambahkan, meski kekuatan tim Macan Kemayoran tak sekuat musim lalu, sejak ditinggal ikon mereka Bambang Pamungkas, Ramdani Lestaluhu, serta beberapa pemain lain, dia mengaku anak asuhnya tetap perlu mewaspadai pemain muda tim besutan Iwan Setiawan tersebut.

Kombinasi pemain muda dan pemain senior seperti Ismed Sofyan, Pedro Javier, Fabiano Beltrame, dan Amarzukih wajib diwaspadai Firman Utina dan kawan-kawan, untuk memastikan kemenangan di laga kandang.

"Kita juga harus mengantisipasi pemain muda Persija. Harus dihadapi dengan serius dan tenang," ucap Djanur. [ito]

Maman Punya Kenangan Bobol Gawang Persija





Permainan keras dengan tempo tinggi, yang selalu terjadi di setiap pertemuan kedua tim, akan kembali terjadi kala keduanya bentrok di Stadion si Jalak Harupat, Minggu (3/3/2103) nanti, dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013.

Bagi Maman, pertandingan nanti jelas krusial. Menurutnya, pertemuan kedua tim selalu menimbulkan cerita menarik karena rivalitas kedua tim. Selain itu, dia pun mengaku punya kenangan manis ketika berhasil menahan imbang Macan Kemayoran 2-2, di Stadion Utama Gelora Bung Karno musim lalu, di mana dirinya berhasil menciptakan satu gol yang sebenarnya sempat membawaMaung Bandung unggul lebih dulu.

"Lawan Persija memang ada yang berbeda. Selalu jadi cerita menarik antara Jakarta dan Bandung," ujar Maman kepada wartawan, Kamis (28/2/2013).

Terkait perubahan besar-besaran yang dialami Persija musim ini, terutama hengkangnya pemain-pemain besar seperti Ramdani Lestaluhu, Bambang Pamungkas, Hasyim Kipuw, dan Andritany Ardhiyasa, dinilai pemain asal Bekasi tersebut tetap tidak menyurutkan kekuatan jagoan ibukota tersebut.

Sebab baginya Persija masih menjadi tim kuat, kendati materi pemain yang ada di musim ini tak sekuat musim lalu.

"Saya respek kepada semua pemain. Semua pemain berkualitas bagus. Mereka kerjasamanya timnya kurang. Tapi yang jelas kita tetap harus selalu waspada," pungkasnya. [ito]

Hadapi Persija, Motivasi Skuad Persib Berlipat






Bek tengah Persib Maman Abdurahman seakan tak rela jika laga klasik tersebut tak disaksikan bobotoh.
"Harapannya bisa disaksikan penonton. Karena kehadiran bobotoh mampu menambah motivasi bagi kamimenjadi berlipat," harap Maman di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis (28/2/2013).
Ditanya soal kemungkinan laga panas nanti tanpa disaksikan bobotoh sekalipun digelar di Stadion si Jalak Harupat, Maman berharap, hal tersebut tidak terjadi. Dia mengatakan, dukungan penuh bobotoh sangat diharapkan para pemain sebagai suntikan motivasi untuk meraih kemenangan.
Dia pun mengakui, pertandingan nanti begitu penting bagi Persib. Kendati dia tak menampik, laga kontra tim lain juga tidak kalah penting.
"Memang, setiap pertandingan antara Persib lawan Persija selalu menimbulkan atmosfer luar biasa. Tapi buat saya semua pertandingan penting," ucapnya.