Rabu, 06 Maret 2013

Panpel Memohon Bobotoh Jangan Lagi Merusak Stadion





Sebab, kendati Maung Bandung berhasil meraih kemenangan atas rival abadinya tersebut, masih ada saja oknum bobotoh yang bertindak anarkis.

"Saya bingung, sudah menang masih ada saja yang merusak," ujar Budi Bram kepada wartawan di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Rabu (6/3) siang.

Dia mengatakan, pasca laga big match tersebut pihaknya mendapat laporan ada pagar dan beberapa kaca yang pecah. Terkait masalah ini, Budi Bram mengaku pihaknya akan bertanggungjawab kendati kini tengah menghitung jumlah kerugian yang harus diganti.

"Pagar ada yang rusak dan kaca banyak yang pecah. Sekarang masih dirinci nominalnya. Baru besok kayaknya bisa tahu berapa jumlahnya. Soalnya mereka (pengelola stadion) juga harus berhitung, apa saja yang rusak. Kalau kursi, aman. Cuma pagar dan kaca saja," ucapnya.

Disinggung apakah kejadian ini berdampak dengan kerjasama panpel dan pengelola Stadion si Jalak Harupat, dia mengaku tidak masalah selama panpel memiliki niat baik untuk mengganti rugi kerusakan yang terjadi.

"Enggak kok. Enggak mengganggu kerjasama. Ya selama masih ada niat baik dari kita untuk ganti rugi. Pak Umuh juga bilang, bupati dan polisi sana masih terbuka untuk Persib untuk melakukan pertandingan di Jalak. Enggak masalah. Lagipula kerusakannya masih bisa ditolerir. Lagipula itu sudah kewajiban panpel, untuk memperbaiki kerusakan," jelasnya.

Hanya saja dia berharap, kejadian seperti tidak lagi terulang. Menurutnya, kesadaran dari bobotoh sangat dibutuhkan demi kebaikan tim. Sebab, jangan sampai ke depan akan menyulitkan tim untuk menggelar laga kandang

"Kami memohon kesadaran dari bobotoh untuk tidak melakukan tindakan yang tidak terpuji. Ya ini jangankan lawan Persija yang tensi tinggi. Lawan tim lain juga selalu ada kerusakan di Jalak. Kami juga enggak tahu, apa ini oknum atau siapa yang sengaja. Ke depan kami berharap kerjasama dari bobotoh, untuk saling mengingatkan," harapnya.

Sementara disinggung mengenai laga kandang Persib selanjutnya kontra Arema Cronous pada 17 Maret nanti, dia mengaku belum menentukan tempat. Sebab harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan tim, mengenai tempat pertandingan digelar.

"Lawan Arema nanti diajukan. Tempatnya di mana, kami akan konsultasi dulu dengan tim. Ke Pak Umuh. Mau di mana, kembali ke manajemen," tandasnya. [ito]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar